Perkembangan Komunitas Programmer/Developer di Bali

Bali bukan hanya sebagai pulau destinasi pariwisata. Kini, sudah banyak industri kreatif yang muncul di bali khususnya bidang programmer/developer. Komunitas programmer/developer di Bali pun sudah bermekaran.

Menurut kamu bagaimana? Makin ramai atau justru sepi? Kalau saya justru makin ramai. Dari awal tahun 2014, saat masih kuliah (kalau ada waktu lowong) tak jarang saya datang ke meetup komunitas programmer/developer atau yang berkaitan dengan hal tersebut seperti Start-up yang terus bermekaran di Indonesia.

Kalau saya kilas balik semua karena saya gabung komunitas programmer yang berada di sosial media. Dari situ pula kenal teman-teman programmer/developer yang berada di luar Bali meskipun waktu itu belum pernah ketemu secara langsung (beberapa sudah pernah bertemu secara langsung).

Dari bergabung dengan komunitas beberapa momen berkesan bagi saya:

  1. Kesempatan diminta untuk menulis artikel di CodePolitan di penghujung akhir tahun 2015.
  2. Kenal dengan platform SekolahKoding dan berbagi tips dan trik di sana (untuk sementara saya masih belum aktif lagi).
  3. Kesempatan diminta untuk mengisi artikel di Chromplex di tahun 2016.

Dari komunitas juga saya kenal dengan komunitas programmer/developer lokal di Bali mulai dari Gamedev Bali, Bali JS dan Bali Android Developers. Kemudian, kenal dengan coworking space beberapa diantaranya Kumpul dan Coworking Legian. Jika kamu ada waktu singgahlah ke sana agar kamu tahu coworking space itu seperti apa. Di tahun 2016 sudah ada Bali Digital Talent dari Bekraf dan Indonesia Android Kejar yang masih terus berjalan sampai sekarang.

Tahun 2017:

  1. Bekraf datang ke Bali untuk mengadakan Bekraf Developer Day.
  2. Launching Google Developer Groups di Bali dan sebentar lagi tanggal 19 November 2017 akan ada GDG Bali Fest.
  3. Launching Facebook Developer Circle di Bali dan sebentar lagi tanggal 12 dan 18 November akan ada Hackdays support by Facebook.
  4. Antusias peserta IAK di Bali makin meningkat disertai dengan peningkatan jumlah peserta.

Dan saya juga tidak tahu kejutan apa lagi yang akan menanti di tahun 2018. Sebagian dari anda akan bertanya kepada saya kira-kira seperti ini.

Buat apa sih ikut komunitas (yang saya ikuti)? Tidak dapat uang, buang-buang bensin dan tenaga serta masih banyak hal lain yang masih ingin anda sampaikan.

Ya, hampir sebagian besar anda benar. Tapi, manfaat komunitas itu datangnya secara tidak langsung. Mulai dari tambah ilmu, tambah teman, dan kamu akan menemukan sebuah fenomena yang 4L (Lu Lagi Lu Lagi) serta tidak menutup kemungkinan kamu akan ditawari pekerjaan atau mungkin berkolaborasi dengan perusahaan seseorang dari komunitas.

Bagi kamu pelajar atau mahasiswa yang mengambil konsentrasi di bidang programming, saya harap bergabung dalam komunitas dan berinteraksilah dengan mereka. Jika kamu ada masalah seputar pemrograman kamu bisa bertanya di komunitas dengan cara yang benar. Tambah teman dan relasi di luar pulau Bali dan serap ilmu yang mereka punya dan implementasikan di Bali. Komunitas datang memberikan manfaat secara tidak langsung yang bahkan tidak pernah kita sadari merubah pola pikir kita.

 

satyakresna

~Tetap Fokus~